Dorong Pengembangan Desa Mandiri Usaha
LIHAT PRODUK. Komisi B sedang melihat hasil produk pengolahan ikan pindang di Desa Desa Tasikagung, Kecamatan Rembang.(Foto: Choirul Amin)

REMBANG - Pemerintah melalui Kemendes (Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi) PDTT adalah program one village one product (satu desa satu produk). Program ini bertujuan untuk mendorong tumbuhnya perekonomian masyarakat desa. Setiap desa didorong untuk menemukan dan mengembangkan satu produk unggulan yang mempunyai ciri khas yang berbeda dengan produk dari desa lainnya.

Pada konsep OVOP, masyarakat diberikan pemahaman untuk dapat menghasilkan barang-barang terpilih dengan nilai tambah yang tinggi. Satu desa diharapkan mampu menghasilkan satu produk utama yang kompetitif dan mampu bersaing ditingkat global.

Saat melakukan memonitor Desa Tasikagung, Kecamatan Rembang, Jumat (2/11/2018), Komisi B DPRD Jateng langsung bertemu dengan perangkat desa dan pengelola sentra usaha pengolahan ikan pindang serta memberikan saran dan masukan agar program OVOP berjalan maksimal.

Anggota Komisi B Ikhsan Mustofa menjelaskan, masyarakat diberikan pemahaman untuk dapat menghasilkan barang-barang terpilih dengan nilai tambah yang tinggi. Satu desa diharapkan mampu menghasilkan satu produk utama yang kompetitif dan mampu bersaing ditingkat global namun tetap memiliki ciri khas keunikan karakteristik dari daerah tersebut. 

“Produk yang dihasilkan adalah produk yang memanfaatkan sumber daya lokal, baik sumber daya alam, maupun sumber daya manusia. Selain itu, produk yang dikembangkan tidak selalu dalam bentuk barang dan jasa, tapi juga bisa mengangkat produk kesenian dan kebudayaan yang khas, serta potensi sumber daya alam untuk pariwisata.”

Dengan adanya sentra pengolahan ikan pindang di Kabupaten Rembang ini akan mendorong desa-desa lainnya untuk mengeluarkan potensi dan daya kreativitas guna menunjang ekonomi kerakyatan melalui UMKM.

“Agar lebih dikenal masyarakat produk-produknya, proses marketing, pengenalan dan pemasaran produk serta peningkatan kualitas akan mendorong produk tersebut makin digemari oleh masyarakat, ya harus dibikinlah sebagus mungkin agar bisa lebih dikenal oleh konsumen,” tutup politikus PKS itu.

Dalam kunjungan Komisi B tersebut, turut mendampingi dari Provinsi Jateng maupun Kabupaten Rembang, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Kelautan dan Perikanan serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Pun Camat dan Kepaal Desa setempat serta Kepala TPI Tasikagung.(amin/priyanto)