DPRD Jatim Belajar Pengelolaan Silpa ke Jateng
TERIMA GUNUNGAN. DPRD Jatim menerima cendera mata dari Wakil Ketua DPRD jateng Ferry Wawan Cahyono.(Foto: Priyanto)

GEDUNG BERLIAN - Anggota Dewan yang tergabung dalam Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jawa Timur mendatangi Gedung Berlian DPRD Jawa Tengah, Senin (13/08/2018). Dengan tujuan belajar penyusunan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 dan masukan terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) DPRD Jawa Timur.

Hal itu disampaikan langsung oleh pimpinan rombongan Banggar DPRD Jatim, Abdul Halim Iskandar. Pada perubahan APBD sudah dapat diselesaikan namun ada beberapa pos yang digunakan untuk pelunasan utang. Dia meminta saran yang diperlukan menghindari silpa (Sisa Lebih Pengguna Aggaran) dari tender yang belum berjalan.

“Dari semua APBD yang sudah dirancangkan tahun lalu semua dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana. Namun, masih ada beberapa pos anggaran yang digunakan untuk pelunasan utang. Selain itu kami juga meminta saran pengelolaan silpa dari tender yang belum berjalan secara maksimal sehingga harus diurus sesegera mungkin,” ujar dia.

Menanggapi, Wakil Ketua DPRD Jateng, Ferry Wawan Cahyono mengatakan pengelolaan silpa Jateng dengan cara membayar kewajiban transfer ke daerah yang wajib dibayarkan. Sedangkan Jateng sendiri masih belajar banyak dalam pengelolaan anggaran dan peningkatan APBD secara maksimal untuk kesejahteraan bersama.

“Pengelolaan silva yang ada di Jateng dikelola dengan membayar kewajiban transfer ke daerah yang wajib dibayarkan akibat penghitungan data yang kurang menyeluruh.  Sedangkan sama seperti Jatim, tingkat pendapatan daerah yang masih tertinggi didapat dari pembayaran retribusi pajak kendaraan bermotor,” jelas dia.(tyo,dewi/priyanto)