Komisi C Dukung Renovasi Gedung PKK Jadi Hotel
KAJI RENOVASI. Ketua Komisi C Asfirla Harisanto dan Kepala Biro Umum Setda Jateng Edy Supriyanta membahas renovasi Gedung PKK di Ungaran.(Foto: SUnu AP)

UNGARAN - Komisi C DPRD Jateng mendukung renovasi Gedung PKK Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi hotel bintang tiga. Target perolehan pendapatan asli daerah (PAD) setelah renovasi menjadi dua kali lipat atau sekitar Rp 4 miliar dari tahun ini yang ditarget Rp 2,021 miliar.

Demikian kesimpulan kunjungan kerja ke Gedung PKK Ungaran  yang dipimpin Ketua  Komisi C Asfirla Harisanto, Senin (8/10/2018). Hanya saja legislator PDI Perjuangan itu menyayangkan renovasi yang terkesan setengah hati itu.

"Kenapa bukan dirombak total jadi bintang empat sekalian. Daripada nanggung, cuma bintang tiga, diundur saja tahun anggaran 2019. Kita alokasikan anggarannya, dan bisa dikerjasamakan dengan pihak ketiga di bidang perhotelan," jelas Bogi, sapaan karib Asfirla.

Senada anggota Komisi C Ronny Renaldi Tutuarima menambahkan, agar desain renovasi dibuat sedemikian rupa agar dapat dikembangkjan lagi pada 2019 yang akan datang. Legislator Partai Nasdem itu juga  mempertanyakan konsep awalnya, apakah sekadar renovasi untuk memugar 16 dari 20 kamar yang ada, memperbaiki plafon dan pintu gerbang dan pengecatan dengan warna yang lebih menarik, sehingga cukup nyaman untuk menginap.

"Atau konsepnya menata ulang? Tapi dengan dana hanya Rp 1 miliar, Komisi C bisa memahami," katanya.

Menurut Kepala Biro Umum Setda Jateng Edy Supriyanta, pihaknya terinspirasi Pemkot Bukittinggi dan Pemkot Makassar yang berhasil mengubah asetnya menjadi hotel bintang bekerja sama dengan Grup Perhotelan kelas dunia.

"Namun karena dananya terbatas, hanya tersedia Rp 1 miliar di APBD Jateng 2018, maka kami putuskan hanya meronovasi saja," kilahnya.

Dana tersebut berasal dari APBD murni tahun anggaran 2018, akan digunakan untuk merehab 16 dari 20 kamar yang ada, temasuk perbaikan plafon, pembuatan pintu gerbang yang bisa dimasuki bus pengunjung, serta pengecatan. Tahun ini Gedung PKK Ungaran ditarget PAD sebesar Rp 2,021 miliar dan penerimaan per September telah mencapai Rp 1,5 miliar (71,71%). Dengan adanya pembangunan rnovasi, proyeksi penerimaan PAD sampai akhir tahun hanya  sekitar Rp 1,76 miliar (87,17%).(sunu/priyanto)