Komisi A Ingatkan Dispendukcapil soal Rekam Data E-KTP
GELAR PERTEMUAN. Jajaran Komisi A DPRD Jateng menggelar pertemuan dengan Discukcapil Jepara terkait DP4.(Foto: Setyo Herlambang)

JEPARA - Pendataan data kependudukan Data Daftar Potensial Penduduk Pemilih Potensial (DP4) untuk Kabupaten Jepara telah selesai. Dari data tersebut masih ada koreksi karena ada sebagian warga yang belum merekam data dan harus segera tertangani dengan baik. 

Apresiasi itu disampaikan anggota Komisi A Mugiono saat mendatangi Dinas Pendudukan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Jepara, Kamis (8/11/2018).

"Berungkali kami mengingatkan pada jajaran Dispendukcapil untuk bekerja lebih ekstra terkait perekaman penduduk yang belum merekam E-KTP. Dari data yang dipaparkan sebanyak 853.822 warga dari 116.826 warga sudah masuk menjadi DP4 ini angka yang cukup memuaskan. Namun diharapkan untuk terus meningkat kinerja dalam pelayanannya" terang politikus PDI P itu.

Anggota Komisi A, Sumarji mengharapkan untuk jajaran Dispenducapil selalu berkoordinasi dengan KPU Jepara untuk mempersiapkan data yang akan digunakan Pemilu 2019. Di sisi lain dia mengarahkan untuk lebih berhati-hati dengan data ganda karena sangat berpengaruh saat pemilu berlangsung.

"Jajaran Dispendukcapil harus selalu berkoordinasi dengan KPU Jepara untuk menghindari salah data. Mengingat akan ada perbedaan data antara Dispensdukcapil dengan KPU maka saat pencocokan data lebih berhati-hati. Memang pencocokan data tugas cukup berat maka perlu kehatian dalam penyamaan dengan pusat" harap dia.

Kepala Dispendukcapil Jepara, Sri Alim Yuliatun sudah melakukan apa yang diperlukan untuk pemilu yang akan datang. Termasuk koordinasi dengan KPU Kabupaten Jepara dalam hal pencocokan data. Pendataan perekamaan ktp-el di Kabupaten Jepara terus meningkat sedangkan yang belum terekam akan dilakukan sistem jemput bola.

"Jumlah masyarakat Jepara 116.8261 jiwa, warga wajib E-KTP 851.189 jiwa, sudah terekam sejumlah 895.456, yang belum terekam 36.759, dapat ditarik kesimpulan 73 persen sudah terekam. Sedangkan yang belum terekam akan dilakukan upaya sosialisasi termasuk progam jemput bola. Koordinasi dengan KPU Jepara adalah pencocokan data yang didapat dari KPU Pusat," tanggap dia.

Upaya yang saat ini digencarkan adalah pendataan dan perekaman penduduk pemilih pemula. Dengan sistem yang dilakukan adalah pendataan jemput bola langsung ke sekolah. Dari hasil tersebut didapatkan 15.836 jiwa dan yang sudah melakukan perekaman 2447 sedangkan belum terekam 13.389 jiwa.(tyo/priyanto)