Lakon "Pandawa Kumpul" Cerminan Sikap Kesatria
BUKA PERGELARAN. Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi membuka pergelaran wayang kulit di Kertek, Wonosobo.(Foto: Rahmat YW).

WONOSOBO - Ketua DPRD Jateng Dr Drs Rukma Setyabudi MM membuka pergelaran wayang Pentas Seni Jawa Tengah dengan lakon "Pandawa Kumpul" dengan dalang Ki Legowo Cipto Karsono di Desa Beji Arum, Kecamatan Kertek, Wonosobo, Minggu (7/10/2018) malam.

Diawali arak-arakan kesenian tradisional dari desa itu, Ketua DPRD Jateng disambut menuju panggung pergelaran yang persis berada di tengah Dusun Kali Cecep, Desa Beji Arum, yang sejuk di kaki Gunung Sindoro.

“Pergelaran wayang kulit merupakan salah satu upaya nguri-uri budaya Jawa yang adiluhung. Cerita pewayangan merupakan cermin kehidupan kita sehari-hari yang bisa kita petik nilai-nilai luhurnya”, ungkap Rukma.

Dalam pagelaran sanggit purwa yang diselenggarakan atas kerja sama Dinas Kebudayaan dan DPRD Jateng itu dihadiri juga Ketua DPRD Kab Wonosobo Isnaini, dan tokoh masyarakat setempat. Isnaini berpesan agar masyarakat harus tetap menjaga dan melestarikan tradisi, karena tradisi, budaya merupakan kepribadian bangsa. Lakon "Pandawa Kumpul" adalah penggambaran sikap kesatria yang mau mengakui kesalahan dan siap untuk mengungkapkan kebenaran. Pergelaran wayang kulit dibabar semalam suntuk dengan hadiri puluhan warga setempat.(rahmat/priyanto