Pelaku UMKM Perlu Mendapat Perhatian Pemerintah
DIALOG RADIO. Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman sedabf dialog radio di Pekalongan.(Foto: Ervan Ramayudha)

KAJEN - Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Sukirman menyampaikan, pemerintah perlu memperhatikan pelaku usaha kecil menengah. Para pelaku usaha tersebut butuh perhatian pemerintah, baik permodalan maupun pemasaran.

Di Kabupaten/Kota Pekalongan saja, usaha kecil menengah tumbuh subur. Kebanyakan usaha yang digeluti seputar batik batik, sarung, pakaian, kain kasa, termasuk pula makanan. Hal itu disampaikan Sukirman pada saat berbincang dalam program Radio talk Rasika 88.9 FM Pekalongan. Pada Jumat (31/8/2018).

Dia menguraikan, beberapa tahun yang lalu UMKM di Jawa Tengah selalu bisa memenuhi target yang di tentukan oleh pemerintah. Namun demikian, dalam waktu dekat saat ini UMKM yang ada di Jawa Tengah saat ini hanya dapat memproduksi lebih sedikit dari target yang ditentukan oleh Pemerintah.

Hal itu bisa terjadi dikarenakan kurangnya fasilitas, masalah permodalan yang dihadapi oleh pemilik Usaha dan kurangnya keterampilan yang dimiliki para pekerjanya dan tidak kalah pentingnya masih kalah bersaingnya produksi UMKM dalam melakukan pemasaran, dan apabila Pemerintah tidak dapat membantu dan memfasilitasi permasalahan yang dihadapi oleh Produsen maka Pemerintah tidak dapat menuntut kepada Produsen untuk bisa memproduksi lebih banyak dari target yang telah di tentukan oleh Pemerintah dan untuk menangani permasalahan pemasaran yang selalu kalah bersaing denga produck luar Negeri yang di Eksport di harapkan Pemerintah dapat  melakukan kerja sama bilateral agar tidak lagi bingung dalam melakukan pemasaran.

Sampai saat ini ada permasalahan yang lebih memperihatinkan lagi, saat ini telah banyaknya pembangunan jalan tol yang mana dengan banyaknya pembangunan jalan tol yang melewati kota – kota yang dilewatinya dapat memberikan dampak mematikan perekonomian bagi masyarakat yang di lalui jalur jalan tol tersebut. Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut Pemerintah harus memberikan jalan keluar seperti memberikan akses dan lapak – lapak untuk berjualan bagi masyarakat di rest area jalan told an memberikan modal dan kredit sewa murah bagi masyarakat kecil agar dapat berjualan di rest area tersebut agar rest area yang ada tidak hanya dimanfaatkan oleh Pengusaha besar seperti makanan cepat saji KFC dan lain sebagainya.

Pesan untuk Pemerintah agar dapat selalu membuka dan memberikan informasi yang seluas – luasnya kepada masyarakat dan juga bagi masyarakat yang menginginkan  berjualan di rest area yang ada dijalur tol dapat menghubungi Dinas – Dinas Terkait dan DPRD akan mengawal dan menyampaikan ke Pemerintah Pusat.(ervan/priyanto)