Pelayanan Prima, RSJD Surakarta Dapat Apresiasi
BAHAS PELAYANAN. Wakil Ketua Komisi E Joko Purnomo membahas pelayanan di RSJD Surakarta.(Foto: Priscilla Tyas)

SURAKARTA - Kalangan Komisi E DPRD Jateng melakukan kunjungan kerja ke RSJD Surakarta , Jumat (18/1/2019). Kunjungan itu dilakukan guna mendapatkan data dan informasi tentang pelayanan dan sarana prasarana kesehatan.

Rombongan Dewan diterima oleh Plh Direktur RSJD. dokter Agustini Christiyowati MM. Saat pertemuan, Wakil Ketua Komisi E Joko Purnomo mengatakan, penunjang kinerja sebuah rumah sakit adalah lengkapnya sarana prasarana yang dimiliki. Dengan demikian pelayanan kepada masyarakat meningkat, termasuk pula pada keberadaan rumah sakit khusus jiwa.

"Kendala apa yang dihadapi dalam proses pelayanan jasa terhadap masyarakat terkait sarana prasarana yang bisa kita diskusikan bersama," tanya Wakil Ketua Komisi E tersebut.

Anggota Komisi E lainnya, Kadarwati mengatakan, dalam penanganan pasien sakit jiwa membutuhkan keahlian dan perhatian khusus. Selama ini pola penanganan pasien jiwa masih ditemukan tidak manusiawi. Kasus pemasungan menjadi contoh penanganan yang dianggap masyarakat bisa menyelesaikan dan menyembuhkan pasien. Bagi Kadarwati,hal tersebut perlu menjadi perhatian lebih yang harus ditindaklanjuti dengan baik dan tepat agar hak manusia dapat terpenuhi dengan baik.

"Pasien pemasungan bagaimana treatment nya? jika tidak mampu apakah bisa digratiskan ? mekanisme seperti apa?," kata anggota Komisi E tersebut.

Menanggapi hal itu, dokter Agustini mengatakan, RSJD Surakarta telah mendapatkan apresiasi dari khalayak karena dinilai bisa menangani pasien sakit jiwa dengan baik dan benar. Tenaga medis pun sudah andal dalam menangani pasien, bahkan sarana dan prasaran sangat menunjang penyembuhan pasien sakit jiwa.

"Untuk temuan kasus pasien yang dipasung, kami langsung menjemput. Kendala di lapangan, seringkali susah ditaklukkan jika hanya dengan keluarga saja. Kami bersama tim datang ke rumah untuk menjemput pasien. Bagi pasien yang kurang mampu kami gratiskan sesuai dengan kriteria,” kata Agustin tersebut. (tyas/priyanto)