PESPARANI 2018: Kontingen Jateng Raih 5 Emas
LIMA EMAS. Kontingen Jateng dalam acara Pesparani I di Kota Ambon Maluku yang menyabet 5 medali emas, Kamis (1/11/2018). (foto rahmat yasir widayat)

AMBON – Kontingen Jateng dalam Gelaran Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik berhasil meraih 5 medali emas dari 7 kategori lomba yang berlangsung di Lapangan Merdeka Kota Ambon Provinsi Maluku, Kamis (1/11/2018). Menteri Yohana, yang didampingi Gubernur Maluku Said Assagaff, Ketua Umum Pesparani Zeth Sahuburua, Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) Adrianus Meliala menabuh tifa sebagai tanda berakhirnya Pesparani yang dibuka oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Menteri Yohana mengapresiasi Pemprov Maluku dan Kota Ambon yang sukses menggelar dan menjadi tuang rumah pelaksanaan Pesparani Katolik pertama kali digelar di Indonesia ini. Menteri Yohana mengaku terkejut dengan kemeriahan Pesparani Katolik di Kota Ambon.

Mewakili Gubernur Jateng, Sekretaris DPRD Jateng Ign. Indra Surya menghadiri acara penutupan Gelaran Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik. Di sela acara, Indra Surya menyampaikan hasil yang diraih Kontingen Jateng dalam Gelaran Pesta Paduan Suara Gerejani dengan mendapatkan 5 medali emas dari 7 kategori lomba yang diraih dalam kategori lomba paduan suara anak, paduan suara remaja, paduan suara dewasa wanita, paduan suara dewasa  campuran, remaja dan dewasa.

Dalam mengikuti perlombaan paduan suara tersebut, para peserta Kontingen Jateng hanya melakukan persiapan 5 bulan saja dibandingkan dengan provinsi lain yang telah mempersiapkan 1 tahun sebelumnya. Selain itu, kata dia, dengan segala kendala yang dihadapi tapi mampu memperoleh 5 medali emas, menjadi salah satu wujud kepedulian umat Katolik kepada bangsa dan negara untuk tetap menjaga kerukunan dan kebersamaan agar tetap selalu tegak dan bersatu menuju masyarakat adil dan makmur.

Dalam penutupan itu, dewan juri mengumumkan pemenang lomba dari 12 cabang yang diperlombakan dalam Pesparani. Provinsi Kalimantan Timur keluar sebagai juara umum Pesparani Katolik Nasional I di Kota Ambon dan mendapat piala bergilir Presiden Joko Widodo dan 1 piala tetap.

Piala bergilir Presiden tersebut diserahkan Menteri Yohana kepada Ketua Kontingan Kalimantan Timur. Dalam hal ini, Menteri berharap, dengan Pesparani itu, dapat meningkatkan lagi hubungan persaudaran antar umat beragama di Maluku dan daerah lainnya di  seluruh Indonesia. Karena, pelaksanaan Pesparani didukung Umat Islam, Umat Kristen Protestan, dan agama lainnya.

Sementara itu, Provinsi DKI Jakarta dan NTT menjadi calon tuan rumah Pesparani Katolik Nasional II pada 2021. Penutupan Pesparani sendiri berlangsung meriah dan dihadiri ribuan peserta dari seluruh Indonesia serta ribuan Warga Ambon. (ervan/ariel