PRIME TOPIC: RPJMD Berdayakan Desa
DIALOG RADIO. Abdul Aziz (dua dari kanan) bersama Sudaryanto dan Arief Djatmiko saat menjadi narasumber dialog radio di Hotel Gets, Kota Semarang, Selasa (22/1/2019). (foto ervan ramayudha)

SEMARANG - Pengembangan wilayah perdesaan menjadi topik terhangat dalam acara 'Dialog bersama Parlemen Jateng' dengan tema 'RPJMD Berdayakan Desa & Kawasan Strategis sebagai Pusat Pertumbuhan.' Dalam dialog itu, Ketua Pansus RPJMD DPRD Jateng Abdul Azis menjelaskan, dengan adanya RPJMD, Jateng bisa mewujudkan kawasan-kawasan strategis, termasuk di wilayah desa.

"Misalnya, dari sisi pariwisata, dalam lima tahun ada beberapa titik yang dikembangkan," kata Anggota Komisi D DPRD Jateng itu, saat menjadi pembicara utama dialog yang digelar di lobi Hotel Gets, Kota Semarang, Selasa (22/1/2019).

Pembicara lainnya, Sudaryanto selaku Kepala Dinpermadesdukcapil Jateng mengakui saat ini proyek pembangunan diarahkan ke wilayah pedesaan. Tercatat, ada 7.809 desa di Provinsi Jateng dan didalamnya ada sejumlah desa potensial untuk menumbuhkan perekonomian.

"Diakui, ada sejumlah desa di Jateng yang memiliki potensial seperti Desa Wisata Ponggok Klaten yang mampu menghasilkan Rp 15 miliar setahun. Dari proses pengembangan itu, semua pihak pengelola desa termasuk masyarakatnya harus terlibat di dalamnya," jelas Sudaryanto.

Kabid Infrastruktur & Pengembangan Wilayah Bappeda Jateng Arief Djatmiko menambahkan RPJMD itu dimulai pada 2019 hingga 2023. Dalam prosesnya, ada 3 kawasan strategis yakni strategis ekonomi dimana ada pusat-pusat kegiatan yang didorong untuk bertumbuh, salah satunya di wilayah desa, strategis sumber daya lingkungan hidup, dan kawasan strategis sosial budaya.

"Provinsi Jateng itu memiliki daya dukung sehingga bisa dioptimalkan. Soal daya tampungnya, bisa menampung semua kegiatan hingga Tahun 2023. Diharapkan, pembangunan pada tahun itu sudah lebih baik," kata Djatmiko.

Mengenai kawasan pedesaan, lanjut dia, selama ini ada desa-desa yang belum memiliki potensi unggulan. Namun, jika desa itu bersebelahan dengan desa unggulan, maka desa tersebut bisa didorong untuk ikut tumbuh.

Mendengar hal itu, Abdul Azis mengaku sepakat. Menurut dia RPJMD itu untuk mendorong pemberdayaan desa agar lebih maju dan menyejahterakan masyarakatnya.

Acara 'Dialog bersama Parlemen Jateng' itu disiarkan langsung Radio MNC Trijaya Semarang 89.8 FM, RDI Semarang 91.8 FM dan Radio Harbos Pati 102.6 FM. Selain itu disiarkan tunda di iNews TV. (ariel)