Rukma Gelorakan Wawasan Bela Negara
JADI NARASUMBER. Ketua DPRD Rukma Setyabudi menjadi narasumber dalam acara wawasan kebangsaan di Wonosobo.(Foto:Rahmat YW)

WONOSOBO - Seratusan pemuda-pemudi Wonosobo mengikuti kegiatan "Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara" Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Pemprov Jateng bekerja sama dengan DPRD Jateng di Gedung Pertemuan Sari Rasa, Wonosobo (5/10/2018).

Ketua DPRD Jateng Dr Drs Rukma Setyabudi MM mengatakan, sebagai warga negara supaya tidak melupakan konsensus yang disepakati oleh para pendiri bangsa. Pancasila sebagai landasan bernegara hendaknya terus diamalkan.

Ia pun mewanti-wanti supaya tidak ada siapa pun yang ingin mengganti falsafah Pancasila dengan demikian sama saja dengan membubarkan negara. Karena itulah para pemuda harus mengutamakan persatuan dan kesatuan, mendahulukan kepentingan negara dan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

"Ideologi transnasional coba mengganti Pancasila, itu sama aja membubarkan negara, itu tidak  boleh, kalau kita bisa menerapkan wawasan kebangsaan, Pancasila dengan utuh , saya yakin kita akan menjadi bangsa yang besar dikancah dunia," pesan doktor bidang administrasi publik itu. 

Lebih lanjut Rukma menyampaikan kepada peserta sarasehan bahwa pemuda Wonosobo harus mempunyai rasa wawasan kebangsaan yang militan. Wawasan kebangsaan adalah cara pandang yang dilingkupi rasa, paham, dan semangat kebangsaan dalam upaya menjaga dan mewujudkan cita-cita nasional yaitu terciptanya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dengan mengenal dan memahami jati diri bangsa Indonesia yang majemuk sebagai satu bangsa dalam kesatuan wilayah negara yaitu NKRI.

Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk pembinaan mental,kebersamaan  serta loyalitas yang tinggi,tertanam juga jiwa patriotisme cinta terhadap Bangsa dan tanah air juga sebagai kesiapan pemuda menghadapi hambatan, tantangan, ancaman dan gangguan dari manapun datangnya.

Diharapkan pemuda, sebagai warga negara bisa menjadi contoh bagi lainnya, dalam hal Kedisiplinan, cinta Tanah Air, rela berkorban, perlakuan kepada bendera dan lambang-lambang negara. Dan mewaspadai kelompok yang mau mengganti Ideologi Pancasila dengan paham lain. Waspadai kelompok garis keras yang mau merongrong kewibawaan dan keutuhan NKRI.​(rahmat/priyanto)