Sekwan Cek Penggunaan Anggaran TA 2018
PERIKSA KEUANGAN. Indra Surya saat mengecek anggaran TA 2018 di Bagian Keuangan Setwan Jateng, Lantai 1 Gedung Berlian, Jalan Pahlawan Nomor 7 Kota Semarang, Kamis (3/1/2019). (foto setyo herlambang)

GEDUNG BERLIAN – Untuk memastikan berjalannya kegiatan pada awal Tahun Anggaran 2019 dan seterusnya secara berkala, Sekretaris  DPRD Prov Jateng Drs Indra Surya MHum pada Kamis (3/1/2019) telah melakukan pengecekan keuangan di Bagian Keuangan, Humas, Persidangan dan Umum. Dalam pemeriksaan itu, ia ingin memastikan tidak ada uang dari tahun anggaran 2018 yang tersisa di masing-masing bendahara bagian.

“Secara rutin pengecekan dan pemeriksaan dilakukan pada bendahara kegiatan, hal tersebut mengacu Keputusan Gubernur No 911/038 Tahun 2018 tentang Penunjukan Pejabat Pengguna Anggaran, Kuasa Pengguna Barang, Bendahara Penerima, Bendahara Pengeluaran Pembantu, pada Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Tengah. Hal ini dilakukan untuk memeriksa kondisi keuangan yang dipertanggungjawabkan oleh para bendahara” terangnya.

Mengawali pengecekan, Indra Surya mendatangi Bagian Keuangan. Didampingi Kepala Bagian Keuangan Woro Boedisayekti, dirinya langsung memeriksa brangkas sekaligus melihat pembukuan yang dipegang bendahara. Beberapa menit kemudian, menuju Bagian Humas yang diterima Kasubag Indok Dra Sri Yuli Andari. 

Setelah membaca data-data keuangan, Indra kembali melanjutkan pemeriksaan ke Bagian Persidangan. Dari tiga bagian, diyakini pengelolaan keuangan telah dilaksanakan secara tertib. Ia menjelaskan, ke depan transaksi keuangan yang dikelola Pemprov Jateng akan menggunakan  metode nontunai yang lebih efisien sehingga penggunaan brankas akan dialihfungsikan.

“Seperti tadi dilihat di akhir tahun kami tutup buku sehingga kami periksa, kas dalam posisi kosong. Untuk kedepannya nanti kami sudah menggunakan nontunai, maka brankas itu kurang difungsikan sehingga ke depan kita perlu memikirkan alih fungsi terhadap kegunaan brankas. Di sisi lain semua ASN mempunyai komitmen terhadap visi misi Gubernur Jawa Tengah Tetep Mboten Korupsi Mboten Ngapusi tertanam betul, di seluruh pejabat struktural maupun staf sebagai satu kesatuan sistem yang harus berjalan,” tambahnya. (setyo-haryoko/priyanto)