Tata Tertib DPRD DIY Jadi Bahan Materi Pengkajian
BAHAS PERDA. Ketua Bapemperda DPRD Jateng Yudi Indras Wiendarto membahas tata tertib di DPRD DIY

YOGYAKARTA - Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Jawa Tengah melakukan kegiatan studi banding tentang penyusunan perubahan peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2017 tentang Tata Tertib DPRD Provinsi Jawa Tengah ke DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Ketua Bapemperda Yudi Indras Wiendarto mengatakan ingin mengetahui lebih detail tentang tata tertib yang diterapkan DPRD DIY karena secara umum Jogja merupakan daerah yang istimewa. Hal itu diungkapkan saat Dewan menyambangi Kantor DPRD DIY, Rabu (8/8/2018).

"Kami bermaksud untuk melakukan studi banding terkait penyusunan perubahan peraturan di tempat kami, masukan dan hal-hal khusus apa yang sekiranya belum ada di Jateng agar bisa didiskusikan di sini," ungkap politikus Partai Gerindra itu.

Menjawab pernyataan tersebut, anggota Bapemperda DIY Anton Prabu Semendawai mengungkapkan. Secara umum terkait tata tertib DPRD DIY tidak jauh beda dengan yang ada di Jateng. Namun ada hal-hal yang istimewa mengenai penggabungan dinas-dinas yang terkait pada Komisi.

"Mengacu pada UU Nomor 13/2012, ditempat kami memang sedikit khusus, karena mengenai keistimewaan daerah. Salah satunya pada Dinas Kehutanan dan Dinas Pertanian yang hubungannya tidak bisa dipisahkan. Dalam hal perubahan tata tertib mengenai mitra komisi, di semua daerah pasti hampir sama, tergantung Pergub pada masing-masing daerah," ujar Politikus Partai Gerindra itu.

Menanggapi hal itu, Yudi Indras mengatakan pembahasan ini memang menarik, karena Pergub di DIY dan Jateng memang sedikit perbeda. Harapannya kedepan apa yang diperoleh di DIY bisa menjadi pertimbangan untuk melengkapi penyusunan perubahan peraturan DPRD Jateng.