Tumbuhkan Satu Juta Wirausaha Perempuan di Jateng
BINCANG RADIO. Wakil Ketua DPRD Sukirman menjadi narasumber Dialog Interaktif di Pekalongan.(Foto: Priyanto)

PEKALONGAN - Wakil Ketua DPRD H Sukirman meminta perempuan di Jateng untuk bangkit. Tugas pemerintah daerah untuk memfasilitasi serta mendorong supaya perempuan bisa mandiri.

Penegasan itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif dengan tema "Potret Perempuan di Kota Santri" yang disiarkan oleh Radio TFM (Pemalang), Rasika FM (Pekalongan), dan M FM (Batang), bertempat di Hotel Dafam, Kota Pekalongan, Selasa (30/10/2018).

Sukirman menegaskan perlu adanya program 1 juta wirausaha perempuan di Jateng. Dengan demikian, perempuan bisa mandiri dan berdikari untuk mendukung perekonomian keluarga. Tugas pemerintah dalam hal ini Pemprov Jateng adalah mensuport program tersebut melalui pembiayaan perbankan. Gubernur Ganjar Pranowo, lanjutnya, telah meminta lembaga keuangan milik daerah seperti halnya Bank Jateng, BPR/BKK untuk memberikan kemudahan peminjaman modal dengan suku bunga yang sangat rendah. 

"Siapa saja yang ingin menjadi wirasusaha, coba untuk mencari pinjaman di bank-bank milik Pemprov Jateng dengan bunga yang rendah," ungkapnya.

Tidak dipungkiri, peran perempuan kurang mendapatkan perhatian besar. Faktor kemiskinan, pendidikan, kesehatan kerap menjadikan para perempuan menjadi tidak berkembang. Keinginan menjadi tenaga kerja wanita (TKW) menjadi potret kenyataan kondisi perempuan daerah yang ingin mengubah nasibnya menjadi lebih baik. Sebenarnya dengan dukungan dari pemerintah, perempuan tidak perlu ke Hong Kong, Malaysia maupun negara lain untuk bekerja. Termasuk kasus tingginya angka kematian ibu, menjadi perhatian serius kurangnya fasilitas kesehatan bagi perempuan.

"Saya ingin semua pihak, baik itu suami, keluarga dan pemerintah untuk mendorong perempuan untuk maju. Majunya perempuan menjadi dasar sebuah perkembangan daerah," ucapnya.(priyanto)