Wewenang Fungsi dan Tugas Pengawasan Masih Terbatas
BAHAS PILKADA. Sekretaris Komisi A DPRD Jateng Ali Mansyur (paling kiri) bersama Ketua Bawaslu Temanggung Nur Rahmaini. (Foto: Fajar Christ)

TEMANGGUNG – Komisi A DPRD Jateng kembali memonitor hasil Pilgub dan Pilkada di tujuh daerah. Kali ini lembaga yang dituju adalah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Temanggung. Daerah ini termasuk turut menyelenggarakan Pemilihan Bupati/Wakil Bupati.

“Sebagai lembaga yang permanen dan tanggung jawab yang lebih besar, Bawaslu diharapkan bisa menjadi lembaga untuk bisa menjaga demokrasi, khususnya di Temanggung ini,” ungkap Sekretaris Komisi A Ali Mansyur HD, Senin (8/10/2018).

Masih menurut wakil rakyat dari Partai Nasdem ini, kunjungan ini juga untuk mengetahui informasi-informasi apa saja terkait pelaksanaan Pilgub dan Pilbup Temanggung kemarin. Juga kesiapan apa saja yang sudah dilakukan oleh Bawaslu dalam rangka Pileg dan Pilpres 2019.

Menurut Ketua Bawaslu Temanggung Erwin Nur Rahmani Prabawanti, pihaknya sudah melakukan pengawasan dan penindakan sesuai dengan aturan yang ada.

“Sebagaimana aturan yang ada, kami sudah melakukan pencegahan secara dini, sosialisasi, serta pengawasan secara langsung, agar tidak terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh pasangan calon,” ujar Nur Rahmani.

Ada beberapa kendala menurut Nur Rahmani, dalam tugas Bawaslu kemarin, yakni keterbatasan kewenangan pengawas, kurangnya informasi dan data serta kurang jelas dan tegasnya peraturan yang ada. Jumlah struktur dan pengawas, daya dukung institusional yang kurang, juga lemahnya konstruksi pemahaman regulasi penyelenggara pemilu.

Selain itu, ditemukan juga beberapa kasus terkait pelanggaran pemilu, yakni ada 517 data pemilih yang bermasalah, 658 kasus APK tidak sesuai aturan, satu kasus terkait netralitas ASN dan kampanye tanpa STTP ada 135 kegiatan.

Menyinggung pula soal penggunaan anggaran, Nur Rahmani menyebutkan, dengan total anggaran dari APBD Provinsi sebesar Rp. 5.263.511.000, Bawaslu Temanggung telah menggunakan dana itu dengan maksimal. 

Perihal kesiapan Pileg dan Pilpres 2019, Bawaslu Temanggung juga ikut mengawasi khususnya terkait daftar pemilih tetap.

“Sesuai hasil daftar pemilih tetap hasil perbaikan, di Kabupaten Temanggung ada 2.461 TPS dan 601.670 jumlah pemilih,” pungkasnya.(fajar/priyanto)