​Peran Pengawas SMA/SMK Perlu Dioptimalkan

DEMAK – Anggota Komisi E DPRD Jateng Endrianingsih Yunita menilai peran pengawas SMA/SMK yang sudah menjadi pegawai provinsi perlu dipotimalkan. Hal ini dikarenakan pengawas mempunyai peran penting bagi pemerintah provinsi untuk memantau kelangsungan pendidikan di SMA/SMK yang ada di Jateng.

“Di Kabupaten Demak, pengawas justru tidak tau menau persoalan yang terjadi di SMA dikarenakan Badan Pengendali Pendidikan Menengah Kejuruan (BP2MK) langsung berkomunikasi dengan sekolah,” ujar politikus PDI Perjuangan tersebut usai kunjungan kerja Komisi E DPRD Jateng ke Dinas Pendidikan Kabupaten Demak, baru-baru ini.

Menurutnya, BP2MK tidak perlu langsung turun ke sekolah akan tetapi mengoptimalkan keberadaan pengawas untuk berkomunikasi dengan pihak sekolah. Sepertihalnya masalah pendataan guru tidak tetap dan sosialisasi ujian nasional ke sekolah bisa diserahkan ke pengawas. Dengan demikian, akan meminimalisir kesalahan data yang diperoleh BP2MK.

 “Ditemukan beberapa kesalahan data mengenai data GTT di Demak. Ada guru yang sudah mengajar selama delapan  tahun dan memenuhi 24 jam sepekan serta linier dengan bidang studinya tapi ternyata tidak masuk data base GTT provinsi. Padahal ada juniornya yang baru mengajar dua tahun malah masuk data base. Nah itu harus dierbaiki lagi pendataanya. Mungkin ini bisa dipasrahkan ke pengawas,” tambahnya.

Akan tetapi, sambungnya, pemprov juga perlu memperhatikan mengenai fasilitas untuk pengawas SMA/SMK. Saat ini mereka belum memiliki kantor yang jelas dan masih menumpang di dinas pendidikan kabupaten. Selain itu transportasi juga penting, untuk mobilitas para pengawas. Mengingat jarak antara sekolah dan BP2MK yang jauh. (teguh/priyanto)